Kirab Bendera Pusaka Jabar Dimulai dari Gedung Pakuan, Sejumlah Ruas Jalan Bandung Terdampak


BANDUNG – Tiraifaktanews.my.id Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Barat tahun ini akan berlangsung dengan nuansa berbeda. Untuk pertama kalinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar upacara peringatan detik-detik Proklamasi sekaligus prosesi kirab bendera pusaka di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (17/8/2026).

Prosesi mapag atau penjemputan duplikat bendera pusaka akan dimulai sejak pukul 06.30 WIB. Rombongan bergerak dari Gedung Pakuan menuju Gedung Sate dengan melintasi sejumlah ruas jalan utama di pusat Kota Bandung.

Kirab tersebut akan menggunakan Kereta Kencana Ki Jaga Rasa dan Nyi Mas Malati. Arak-arakan juga akan dikawal 33 pasukan berkuda dari kavaleri, sehingga diperkirakan menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT RI yang menarik perhatian masyarakat.

Rute Kirab Bendera Pusaka

Masyarakat dan pengguna jalan diimbau memperhatikan rute yang akan dilalui rombongan agar dapat mengantisipasi adanya kepadatan maupun pengaturan lalu lintas selama prosesi berlangsung.

Berikut rute kirab bendera pusaka:

  • Titik awal: Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandar Dinata.
  • Jalan Otto Iskandar Dinata.
  • Jalan Kebon Jukut.
  • Jalan Perintis Kemerdekaan (Viaduct).
  • Jalan Wastukencana.
  • Jalan L.L.R.E. Martadinata (Riau).
  • Jalan Ir. H. Juanda (Dago).
  • Titik akhir: Jalan Diponegoro, halaman Gedung Sate.

Rangkaian kirab ini menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan yang tidak hanya menghadirkan upacara kenegaraan, tetapi juga menampilkan unsur budaya dan tradisi Jawa Barat.

Dedi Mulyadi Ajak Masyarakat Saksikan Kirab

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk hadir dan menyaksikan secara langsung rangkaian kegiatan tersebut.

Ia juga mempersilakan masyarakat dari luar daerah yang sedang berada di Bandung untuk turut menikmati suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Barangkali ada yang berlibur di Bandung silakan untuk datang, kami dengan senang hati menerima kunjungan saudara-saudaraku semua dari berbagai tempat dan daerah,” ujar Dedi Mulyadi, Minggu (16/8/2026).

Selain prosesi kirab, masyarakat juga dapat menyaksikan defile pasukan serta rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan di kawasan Gedung Sate.

Sementara itu, kawasan Gedung Sate telah dipersiapkan untuk menyambut pelaksanaan upacara. Sejumlah bale bambu dengan ornamen khas Sunda dipasang dan dipadukan dengan dekorasi bernuansa Merah Putih.

Pelaksanaan kirab diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Jawa Barat kepada masyarakat yang hadir.

Masyarakat yang hendak melintas di sejumlah ruas jalan dalam rute kirab disarankan mengatur waktu perjalanan dan memilih jalur alternatif apabila diperlukan.

(Lenie Tanjung)