Bupati Karawang Lepas 287 Prajurit Yonif 305 Tengkorak untuk Misi Perdamaian Dunia


KARAWANG — Tiraifaktanews.my.id Sebanyak 287 prajurit Yonif 305 Tengkorak mendapat amanah menjalankan misi perdamaian dunia di Afrika Tengah. Mereka akan bergabung dalam misi BGC TNI Konga XXXIX-H/Monusco untuk melaksanakan tugas negara dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil di wilayah konflik.

Pelepasan ratusan prajurit tersebut dihadiri Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., Rabu (16/9/2026). Keberangkatan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar Yonif 305 Tengkorak karena para prajurit akan menjalankan tugas jauh dari Tanah Air dengan membawa nama TNI dan Indonesia di tingkat internasional.

Dalam penugasan tersebut, para personel akan melaksanakan tugas sesuai mandat misi perdamaian yang diberikan. Mereka dituntut menjaga profesionalisme, disiplin serta mengedepankan keselamatan dalam menjalankan setiap tugas di wilayah penugasan.

Bupati Aep menyampaikan apresiasi dan dukungannya kepada seluruh prajurit yang mendapat kepercayaan menjalankan misi tersebut. Ia berpesan agar para personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga kehormatan TNI dan nama baik Indonesia.

“Ini adalah tugas negara. Jaga nama baik Indonesia, jaga nama baik TNI, dan yang paling penting kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan selamat,” pesan Bupati Aep kepada para prajurit.

Aep juga berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik, menjaga kekompakan, serta senantiasa mengutamakan keselamatan selama berada di wilayah penugasan.

Gereja Baru Diresmikan

Selain pelepasan 287 prajurit Yonif 305 Tengkorak, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian gereja baru di lingkungan Yonif 305 Tengkorak.

Gereja tersebut memiliki kapasitas sekitar 30 hingga 40 jemaat dan menjadi fasilitas ibadah yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan keagamaan keluarga besar Yonif 305. Selain dapat digunakan oleh prajurit dan keluarganya, fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

Peresmian gereja menjadi bagian dari upaya menyediakan sarana peribadatan yang memadai bagi keluarga besar satuan sekaligus memperkuat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat di sekitar lingkungan Yonif 305 Tengkorak.

Bupati Aep berharap keberadaan gereja tersebut dapat memberikan manfaat bagi prajurit, keluarga besar Yonif 305 Tengkorak maupun masyarakat sekitar.

“Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi tempat untuk memperkuat kehidupan keagamaan serta kebersamaan,” ujarnya.

Bawa Nama Indonesia di Misi Internasional

Keberangkatan 287 prajurit Yonif 305 Tengkorak ke Afrika Tengah menjadi bagian dari penugasan TNI dalam misi perdamaian internasional.

Bagi Karawang, keberangkatan tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan dukungan moral kepada para prajurit yang mendapat kepercayaan mengemban tugas negara di luar negeri.

Dengan membawa nama satuan dan Indonesia, para prajurit diharapkan mampu menjalankan amanah secara profesional, menjaga kehormatan bangsa, serta menyelesaikan tugas dengan baik hingga kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat.


(Lenie Tanjung)