Pejabat Purwakarta Tewas Polisi Ungkap Temuan Janggal di TKP



Purwakarta - Tiraifaktanews.my.id  Penyebab kematian Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Yogi Saleh, hingga kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Purwakarta.

Korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya dengan sejumlah luka pada tubuh, termasuk luka di bagian leher dan bekas jeratan.

Namun, hingga saat ini polisi belum dapat memastikan apakah kematian korban disebabkan oleh tindak pidana atau faktor lainnya.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Selain pisau dan kacamata yang ditemukan di sekitar lokasi korban, petugas juga menemukan sejumlah barang lain di dalam rumah

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, salah satu barang yang ditemukan adalah sebuah tangga yang berada di luar kamar korban. "Di luar kamar, petugas menemukan satu buah tangga (posisi) di depan kamar mandi," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (16/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, tangga tersebut diketahui mengarah ke bagian atap rumah. Polisi mendapati akses menuju atap dalam kondisi terbuka.

Di atas atap rumah, petugas menemukan sejumlah barang berupa tali, ikat pinggang, kabel, serta sambungan kabel dan tali yang sudah terputus. "Terdapat penutup pintu menuju atap sudah dalam keadaan terbuka, setelah dilakukan pengecekan di atap rumah terdapat tiga buah tali, ikat pinggang, kabel, dan tali kabel yang disambung dengan tali sumbu namun sudah terputus," ungkap Hendra.

Selain mengamankan sejumlah barang bukti, polisi juga mendokumentasikan berbagai luka yang ditemukan pada tubuh korban berdasarkan hasil pemeriksaan awal.

"Petugas menemukan beberapa luka diduga bekas sajam pada tubuh korban, di antaranya satu luka robek di ulu hati, dua luka robek di leher bagian kiri, dua luka robek di leher bagian kanan dan satu luka robek di leher bagian tengah," tuturnya.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan bekas jeratan di leher serta sejumlah memar pada bagian tubuh lainnya. "Terdapat luka bekas jeratan di leher dan luka memar pada lutut kanan dan kiri serta luka memar di mata kaki bagian dalam," tambahnya.

Meski sejumlah barang bukti dan luka telah ditemukan, polisi masih belum dapat menarik kesimpulan terkait penyebab kematian korban. Penyidik masih mendalami seluruh temuan di lokasi kejadian dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara menegaskan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. "Ini masih dugaan sementara berdasarkan temuan di lapangan. Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban meninggal karena bunuh diri atau tindak pidana," ungkapnya.

Polisi juga memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kehilangan barang berharga di rumah korban. Dompet, uang tunai, telepon genggam, hingga identitas pribadi korban masih berada di lokasi.

"Hingga saat ini kami belum menemukan indikasi perampokan maupun tanda-tanda perkelahian di dalam rumah," pungkas Made.

Petugas Satreskrim Polres Purwakarta masih terus mengumpulkan keterangan dan menganalisis barang bukti yang ditemukan guna mengungkap penyebab pasti kematian Yogi Saleh.

(Lenie Tanjung)