KARAWANG — Tiraifaktanews.my.id Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang menyiapkan 192 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) digital yang akan digelar di sejumlah desa di Kabupaten Karawang. Namun, dukungan anggaran pengamanan yang diperkirakan mencapai Rp300 juta masih menunggu pengesahan anggaran perubahan.
Kesiapan personel tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan selama seluruh rangkaian Pilkades, mulai dari tahapan persiapan, penetapan calon kepala desa, pelaksanaan tes, pemungutan suara, hingga proses pascapemilihan.
Kepala Bidang Ketertiban Umum (Kabid Tibum) Satpol PP Karawang, Acep Supriadi, mengatakan bahwa personel akan disiagakan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat desa tersebut.
“Anggaran pengamanan Pilkades di Satpol PP sekitar Rp300 juta. Namun, anggaran ini belum final karena anggaran perubahan belum disahkan,” kata Acep, Senin (12/10/2026).
Menurut Acep, dari total 192 personel yang disiapkan, setiap desa akan ditempatkan dua personel pada hari pemungutan suara. Selain itu, tiga pejabat struktural di setiap kecamatan turut mendukung pelaksanaan pengamanan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Total ada 192 personel yang kita siapkan. Pada hari H, setiap desa ditempatkan dua personel untuk berjaga. Selain itu, tiga pejabat struktural di setiap kecamatan turut mendukung pengamanan,” ujarnya.
Pengamanan Dilakukan Sejak Tahap Persiapan
Acep menjelaskan, pengamanan tidak hanya berfokus pada hari pemungutan suara. Satpol PP juga terlibat dalam pengamanan sejumlah tahapan penting Pilkades digital untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban dan keamanan.
Tahapan tersebut meliputi penetapan tempat pemungutan suara (TPS), penetapan calon kepala desa, pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT), pemungutan suara, hingga tahapan setelah pemilihan.
Sebagai bagian dari persiapan, Satpol PP Karawang telah melakukan pengecekan lokasi pelaksanaan tes CAT di Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) pada 8 Oktober 2026. Pengamanan kemudian dilaksanakan saat tes berlangsung pada 9 Oktober 2026.
“Kami mengamankan seluruh tahapan, mulai dari penetapan TPS, penetapan calon, pelaksanaan CAT, pemungutan suara, hingga pasca-Pilkades,” katanya.
Pemetaan Desa Rawan Belum Dilakukan
Di balik kesiapan ratusan personel tersebut, Acep mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima arahan maupun pemetaan khusus mengenai desa-desa yang berpotensi mengalami gangguan keamanan selama pelaksanaan Pilkades.
“Belum ada arahan maupun pemetaan terkait desa yang dinilai rawan. Namun, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian kami,” tegasnya.
Belum adanya pemetaan wilayah rawan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam upaya pengamanan Pilkades, mengingat setiap desa memiliki karakteristik dan dinamika politik yang berbeda. Identifikasi potensi konflik sejak dini dapat membantu aparat menentukan pola pengamanan yang lebih tepat sasaran.
Meski demikian, Satpol PP telah mengambil langkah antisipatif dengan menyiagakan personel di desa-desa yang memiliki lebih dari lima calon kepala desa. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan selama tahapan pemilihan berlangsung.
“Kami tetap menyiapkan personel sebagai langkah antisipasi agar seluruh tahapan Pilkades berjalan aman dan tertib,” tuturnya.
Anggaran dan Kesiapan Pengamanan Jadi Perhatian
Rencana pengamanan Pilkades digital ini tidak hanya berkaitan dengan kesiapan personel, tetapi juga dukungan anggaran yang masih menunggu pengesahan. Kepastian anggaran diperlukan agar kebutuhan operasional pengamanan dapat disesuaikan dengan tahapan dan kondisi di lapangan.
Satpol PP Karawang berharap, dengan kesiapan 192 personel serta dukungan lintas kecamatan, seluruh tahapan Pilkades digital dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Keberhasilan pengamanan tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah personel, tetapi juga oleh kesiapan koordinasi, pemetaan potensi kerawanan, serta dukungan operasional yang memadai. Dengan langkah antisipatif tersebut, pelaksanaan Pilkades digital di Kabupaten Karawang diharapkan berjalan lancar hingga seluruh proses pemilihan selesai.
(Lenie Tanjung)