Selasa, 7/7/2026 Dini hari
Sebuah truk bermuatan cat terguling di Jalan Interchange Tol Karawang Barat, Kabupaten Karawang.
KARAWANG _ Tiraifaktanews.my.id
Sebuah truk bermuatan cat terguling di Jalan Interchange Tol Karawang Barat, Kabupaten Karawang.
Kecelakaan yang diduga dipicu kondisi jalan bergelombang tersebut menyebabkan cat berceceran di badan jalan dan sempat memicu kemacetan menuju akses Gerbang Tol Karawang Barat.
Sopir truk, Suharman, mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat dirinya mengemudikan truk dari Rangkasbitung, Banten, menuju Subang, Jawa Barat.
Sebelum tiba di lokasi kejadian, kata Suharman, salah satu ban truk mengalami kempis.
Ia pun berencana keluar melalui Karawang untuk menambal ban.
Namun, saat melintasi Jalan Interchange Tol Karawang Barat, truk menghantam jalan yang bergelombang.
Minimnya penerangan (PJU) membuat kondisi jalan sulit terlihat sehingga kendaraan kehilangan kendali dan akhirnya terguling.
"Satu ban kempis, rencananya mau tambal ban. Pas lewat jalan bergelombang, malam hari tidak kelihatan, akhirnya truk terguling," ujar Suharman.
Ember Cat Berserakan
Akibat kecelakaan tersebut, sekitar 900 hingga 1.000 ember cat yang diangkut tumpah dan berserakan di badan jalan.
Muatan rencananya akan dipindahkan ke kendaraan lain untuk melanjutkan pengiriman ke Subang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Karawang, Ipda Fujiaruly, menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan sopir, truk terguling setelah melindas jalan yang berlubang.
"Kendaraan berjalan dari arah keluar Tol Karawang Barat menuju Jalan Lingkar Luar Karawang (Jalan 163). Di lokasi kejadian kendaraan menginjak jalan berlubang sehingga kehilangan keseimbangan dan terguling," jelasnya.
Petugas gabungan dari Satlantas Polres Karawang dan Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang langsung melakukan proses evakuasi sejak subuh.
Evakuasi diawali dengan memindahkan muatan cat yang berserakan sebelum kendaraan dievakuasi menggunakan alat berat.
Meski sempat menimbulkan antrean kendaraan menuju Gerbang Tol Karawang Barat, jalan tetap dapat dilalui dengan sistem buka tutup serta pengaturan lajur oleh petugas.
Fujiaruly menambahkan, sekitar 15 hingga 17 personel gabungan diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus mempercepat proses evakuasi.
Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
(Lenie Tanjung)