Pemkab Karawang Alokasikan Rp7 Miliar untuk Program LKS Gratis bagi Siswa SD dan SMP Negeri

Kamis 23 Juli 2026
Bupati Karawang Aep Saepulloh menyerahkan secara simbolis buku LKS gratis kepada siswa SMP Negeri saat peluncuran program LKS gratis


Karawang – Tiraifaktanews.my.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang resmi meluncurkan program Lembar Kerja Siswa (LKS) Gratis bagi seluruh siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri. 

Untuk merealisasikan program tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Peluncuran program berlangsung pada Kamis (23/7/2026), ditandai dengan penyerahan simbolis buku LKS gratis oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, kepada perwakilan siswa SMP Negeri.

Dalam sambutannya, Bupati Aep mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Karawang dalam membantu meringankan beban biaya pendidikan yang masih harus ditanggung oleh para orang tua siswa.

Program LKS gratis ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu meringankan biaya pendidikan yang selama ini masih ditanggung orang tua siswa. 

"Kami mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar dari APBD agar seluruh siswa SD Negeri dan SMP Negeri di Karawang mendapatkan modul pembelajaran ini secara gratis," ujar Aep.

Menurutnya, program tersebut mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026 dan akan menjangkau seluruh peserta didik di sekolah negeri tingkat SD dan SMP di Kabupaten Karawang.

Berbeda dengan sistem sebelumnya, modul LKS yang dibagikan kini menjadi hak milik siswa, sehingga dapat dibawa pulang dan dimanfaatkan sebagai bahan belajar di rumah selama satu semester.

Anggaran sekitar Rp7 miliar tersebut digunakan untuk mencetak modul pembelajaran dengan kualitas yang baik agar sesuai dengan kebutuhan proses belajar mengajar.

Bupati juga menegaskan bahwa materi dalam LKS telah disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing.

Pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi secara berkala guna meningkatkan kualitas program pada tahun-tahun berikutnya.

"Harapan kami, program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi salah satu langkah meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Karawang," katanya.

Sementara itu, penyusunan modul LKS dilakukan secara khusus oleh Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) untuk tingkat SD dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk tingkat SMP.

Dengan materi yang telah distandardisasi tersebut, kualitas pembelajaran diharapkan menjadi lebih merata di seluruh sekolah negeri.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang juga mengimbau seluruh orang tua siswa agar tidak lagi membeli buku LKS secara mandiri, karena seluruh kebutuhan modul pembelajaran telah disediakan pemerintah secara gratis.

Disdikbud memastikan proses pendistribusian LKS ke sekolah-sekolah negeri akan dilakukan secara bertahap setelah peluncuran program, sehingga seluruh siswa dapat segera menerima modul pembelajaran pada awal kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru.

Program LKS gratis ini menjadi salah satu kebijakan strategis Pemkab Karawang dalam memperluas akses pendidikan yang lebih merata, mengurangi beban ekonomi keluarga, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar di Kabupaten Karawang.

(Lenie Tanjung)