Wajah Baru Cikampek Mulai Ditata, Pasar Anyar Dibidik 2027 dan KRL Ditargetkan Hadir 2029


KARAWANG – Tiraifaktanews.my.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mulai membenahi wajah kawasan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercantik kawasan bawah Flyover Cikampek melalui pengecatan dan pembuatan mural, dengan luas penataan mencapai sekitar 6.000 meter persegi.

Program tersebut tidak sekadar menghadirkan sentuhan estetika melalui lukisan mural, tetapi juga menjadi bagian dari rencana penataan kawasan Cikampek secara bertahap. Sejumlah pekerjaan infrastruktur lainnya turut disiapkan, mulai dari pembangunan pedestrian, perbaikan jalan, penataan ruang publik, hingga pembenahan drainase dan pasar.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, secara simbolis memulai kegiatan pengecatan dan mural Flyover Cikampek pada Senin (5/10/2026). Program ini melibatkan pemural lokal dan komunitas, serta mendapat dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pacific Paint.

“Hari ini kami secara simbolis meresmikan pengecatan dan mural Flyover Cikampek. Kurang lebih 6.000 meter persegi area flyover ditata melalui kolaborasi Pemkab Karawang dengan dukungan CSR Pacific Paint, melibatkan pemural lokal dan komunitas,” ujar Aep.

Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung penataan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, seniman mural, dan komunitas menjadi salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

Bukan Sekadar Mural, Infrastruktur Cikampek Ikut Dibenahi

Di balik perubahan tampilan Flyover Cikampek, Pemkab Karawang juga menggarap sejumlah pekerjaan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan pedestrian, perbaikan jalan, penataan kawasan bawah flyover, pembangunan area skateboard, pembenahan drainase Pasar Cikampek, serta pembangunan taman di bawah flyover.

Aep menyampaikan bahwa pembangunan taman di bawah flyover telah mencapai progres sekitar 70 persen.

Penataan ruang publik ini diharapkan dapat mengubah kawasan yang sebelumnya membutuhkan pembenahan menjadi lingkungan yang lebih teratur dan memiliki fungsi bagi aktivitas masyarakat.

Namun, keberhasilan penataan kawasan tidak hanya ditentukan oleh tampilan fisik. Pemeliharaan fasilitas, kebersihan lingkungan, pengaturan aktivitas masyarakat, serta pengawasan terhadap pemanfaatan ruang publik juga menjadi faktor penting agar hasil pembangunan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Pasar Anyar Cikampek Ditargetkan Berlanjut pada 2027

Selain pembenahan flyover dan ruang publik, perhatian Pemkab Karawang juga diarahkan pada rencana penataan dan pembangunan Pasar Anyar Cikampek yang ditargetkan berlanjut pada 2027.

Menurut Aep, penataan pasar menjadi bagian dari upaya menciptakan kawasan Cikampek yang lebih tertib dan nyaman, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

“Insya Allah, tahun 2027 kita lanjutkan dengan penataan dan pembangunan Pasar Anyar Cikampek, sehingga kawasan ini semakin tertata dan nyaman untuk masyarakat maupun pelaku usaha,” katanya.

Rencana tersebut menjadi salah satu agenda yang perlu dikawal bersama, terutama terkait kepastian tahapan pekerjaan, kesiapan anggaran, pelaksanaan pembangunan, dan dampaknya terhadap aktivitas perdagangan.

Bagi pedagang dan masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonomi di kawasan pasar, penataan diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik, tetapi juga mendukung kelancaran kegiatan jual beli.

Karena itu, kepastian realisasi pembangunan Pasar Anyar Cikampek pada 2027 akan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam perjalanan program penataan kawasan tersebut.

Underpass dan Rencana KRL 2029 Jadi Agenda Jangka Panjang

Tak berhenti pada penataan fisik, Pemkab Karawang juga mengungkapkan rencana pengembangan konektivitas transportasi di kawasan Cikampek.

Aep menyebutkan bahwa pembangunan underpass menjadi salah satu rencana yang disiapkan. Selain itu, terdapat pula rencana peningkatan layanan transportasi, termasuk target masuknya layanan Kereta Rel Listrik (KRL) ke Cikampek pada awal 2029.

“Ke depan, kita juga siapkan pembangunan underpass dan konektivitas transportasi yang lebih baik, termasuk rencana masuknya KRL ke Cikampek pada awal 2029,” ungkapnya.

Apabila terealisasi sesuai rencana, peningkatan konektivitas tersebut berpotensi mendukung mobilitas masyarakat dan memperkuat akses transportasi di kawasan Cikampek yang memiliki aktivitas ekonomi dan lalu lintas cukup tinggi.

Meski demikian, rencana pembangunan underpass dan layanan KRL pada awal 2029 masih perlu dikawal dari sisi perencanaan, kesiapan infrastruktur, koordinasi antarlembaga, serta kepastian jadwal pelaksanaan.

Informasi mengenai tahapan teknis, sumber pembiayaan, dan jadwal realisasi akan menjadi bagian penting untuk memberikan gambaran yang lebih utuh kepada masyarakat.

Publik Menanti Konsistensi Realisasi Pembangunan

Aep menegaskan bahwa penataan kawasan Cikampek dilakukan secara bertahap. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong berbagai program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita kerjakan bertahap. Yang penting terus bergerak dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat. Mari kita menata Cikampek, agar semakin nyaman dan juga indah,” tuturnya.

Perubahan wajah Flyover Cikampek melalui pengecatan dan mural menjadi langkah awal yang terlihat secara langsung. Namun, pekerjaan besar berikutnya adalah memastikan seluruh rencana penataan kawasan berjalan sesuai tahapan dan memberikan manfaat nyata.

Masyarakat kini menantikan konsistensi realisasi berbagai agenda tersebut, mulai dari penyelesaian taman dan pembenahan infrastruktur, kelanjutan pembangunan Pasar Anyar pada 2027, hingga kepastian rencana underpass dan layanan KRL pada awal 2029.

Dengan demikian, penataan Cikampek tidak berhenti pada perubahan tampilan, tetapi diharapkan berkembang menjadi pembenahan kawasan yang terintegrasi, mendukung aktivitas ekonomi, memperlancar mobilitas, dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.


(Lenie Tanjung)